Jelang Pengumuman Kenaikan, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
VIVAnews - PT Pertamina Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya masih mencukupi. Asisten Hubungan Eksternal Pertamina Jateng-DIY, Robert MF, menyatakan, hingga saat ini perseroan belum mendapat informasi terkait rencana pemberlakuan kenaikan BBM. Namun, untuk kebutuhan stok BBM di wilayah Jateng-DIY masih aman.
"Di daerah, Pertamina sudah clear. Tinggal pengumuman resmi yang kami tunggu karena antisipasi sudah sejak 1 November lalu. Kalau diumumkan, kami siap," ujar Robert saat dikonfirmasi VIVAnews di Semarang, Senin, 17 November 2014.
Ia menjelaskan, Pertamina terus memonitor penyaluran distribusi BBM di seluruh SPBU di Jateng-DIY. Tercatat, suplai BBM bersubsidi masih dalam kondisi normal, yakni antara 8.000 sampai 9.000 ribu kiloliter per hari.
"Angka rata-ratanya masih fluktuatif, tapi dalam batasan normal. Kalau ada yang berlebih, tidak terlalu berpengaruh," kata dia.
Awasi penimbunan
Selain itu, jelang pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terkait upaya penimbunan.
"Kami terus memonitor di lapangan. Tentang tindakan hukum ini Kapolda sudah mendukung. Termasuk jika ada petugas SPBU-SPBU kami yang terlibat akan dilakukan pembinaan," kata dia.
Seperti diketahui, pemerintah masih melakukan rapat untuk membahas lebih lanjut rencana kenaikkan harga BBM.
"Di daerah, Pertamina sudah clear. Tinggal pengumuman resmi yang kami tunggu karena antisipasi sudah sejak 1 November lalu. Kalau diumumkan, kami siap," ujar Robert saat dikonfirmasi VIVAnews di Semarang, Senin, 17 November 2014.
Ia menjelaskan, Pertamina terus memonitor penyaluran distribusi BBM di seluruh SPBU di Jateng-DIY. Tercatat, suplai BBM bersubsidi masih dalam kondisi normal, yakni antara 8.000 sampai 9.000 ribu kiloliter per hari.
"Angka rata-ratanya masih fluktuatif, tapi dalam batasan normal. Kalau ada yang berlebih, tidak terlalu berpengaruh," kata dia.
Awasi penimbunan
Selain itu, jelang pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terkait upaya penimbunan.
"Kami terus memonitor di lapangan. Tentang tindakan hukum ini Kapolda sudah mendukung. Termasuk jika ada petugas SPBU-SPBU kami yang terlibat akan dilakukan pembinaan," kata dia.
Seperti diketahui, pemerintah masih melakukan rapat untuk membahas lebih lanjut rencana kenaikkan harga BBM.
Post a Comment