Longsor di Banjarnegara, 22 rumah tertimbun, 1 orang tewas
Kepala kantor SAR Semarang, Agus Haryono mengatakan, sedikitnya 22 rumah yang dihuni sekitar 53 kepala keluarga tertimbun material longsor. Namun dirinya belum bisa memastikan berapa jumlah korban. Menurutnya, tim sudah berusaha untuk mendekati lokasi.
"Di lokasi longsor masih hujan deras, gelap, tidak ada penerangan karena listrik padam. Tadi baru berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dan empat korban selamat. Namun tiba-tiba ada longsor susulan, jadi untuk sementara pencarian kita hentikan," tegas Agus dalam siaran persnya ke merdeka.com, Jumat (12/12).
Selain itu, menurut Agus, masih ada longsor susulan. Oleh karena itu lokasi masih sangat berbahaya untuk didekati.
"Sebagian Dusun Jemblung yang tertimbun dikepit dua bukit sebelah barat dan timur. Nah yang longsor itu bukit sebelah timur," ujarnya.
"Hingga malam ini tim masih berdiskusi memikirkan bagaimana mencari dan mengevakuasi korban yang masih tertimbun," pungkasnya.
Post a Comment