Antisipasi perusuh, Golkar siagakan pengaman 5 lapis untuk Munas

Antisipasi perusuh, Golkar siagakan pengaman 5 lapis untuk Munas
Merdeka.com - Adanya isu bahwa sudah mulai masuk ke Bali kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengacaukan jalannya Munas Golkar IX, Nusa Dua, pihak panitia justru tidak melakukan koordinasi dengan Polda Bali terkait ancaman serangan dari kelompok pengacau.

Untuk membentengi masuknya pengacau, dibuat pengamanan lima lapis yang melibatkan satgas Golkar Bali. Pengamanan ketat dari para satgas Golkar di Bali International Convention Centre (BICC) The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Minggu (30/11). Hal ini dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta.

Pucuk pimpinan Golkar di Bali ini menuturkan, skema lima lapis pengamanan itu untuk menjaga situasi kondusif di Pulau Bali. "Kita buatkan pengamanan lima lapis agar tercipta situasi kondusif," kata Sudikerta, usai di Nusa Dua, Bali, Sabtu (29/11).

Kendati begitu, ia menampik jika Munas yang digelar di kawasan elite BTDC Nusa Dua ini, berpotensi ricuh. "Tidak begitu. Apapun itu, kita harus melakukan pengamanan yang intensif di Bali ini," papar Sudikerta.

Bahkan, ia telah berkoordinasi dengan desa adat di sekitaran Nusa Dua untuk meminta pecalang (keamanan desa adat) untuk ikut berpartisipasi mengamankan jalannya Munas.
"Kita libatkan pecalang, kita ajak bersama-sama mewujudkan keamanan Bali. Desa adat yang sudah kita koordinasikan adalah Desa Adat Bualu, Keminge, Tanjung Benoa dan Desa Adat Kampial," tuturnya.

Sudikerta juga tak menampik jika pengamanan Munas Partai Golkar melibatkan sejumlah ormas. "Untuk ormas mereka berpartisipasi aktif sendiri dan tergabung dalam satgas Golkar," ujarnya.

No comments

Powered by Blogger.