Polisi Sydney masih lakukan negosiasi untuk bebaskan sandera
Penyandera sempat meminta tebusan berupa bendera dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). "Kami berusaha melakukan negosiasi dengan damai," ujar Wakil Komisaris Kepolisian Sydney, Catherine Burn, dilansir dari stasiun televisi Australia Plus, Senin (15/12).
Sejak pagi tadi, penyanderaan masih menahan sekitar 35 orang lagi dan semuanya diperintahkan menghadap kaca, jendela dan dinding kafe. Beberapa orang sempat diperintahkan mengibarkan bendera hitam bertuliskan huruf Arab warna putih.
Hingga saat ini, kepolisian setempat masih terus berjaga di sekitar lokasi baik lewat darat maupun udara. Kepolisian juga telah mengerahkan beberapa penembak jitunya.
Post a Comment