Jelang Kenaikan BBM, Kendaraan Antre di SPBU Mataram

Antrean kendaraan di Mataram, NTB
VIVAnews - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang menurut informasi akan diumumkan malam ini oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, memicu peningkatan antrean kendaraan pada sejumlah SPBU di Mataram, NTB.

Antrean didominasi kendaraan roda empat. Belakangan baru kendaraan roda dua yang juga mulai antre. Setidaknya setiap lima menit menit terjadi peningkatan yang signifikan kendaran yang akan membeli BBM.

Seorang pengendara bernama Ilham mengakui, kenaikan harga bahan bakar diharapkan tidak setinggi kenaikan sebelumnya. Dia juga sengaja antre memenuhi tangki mobil sebelum harganya benar-benar akan dinaikan malam ini.

"Sama anak juga di belakang, ada yang pakai motor. Semua kendaraan di rumah kita isi penuh bensinnya biar lebih irit. Sebelum antrean lebih menumpuk" ujarnya.

Terlihat juga mobil dinas turut mengantre di SPBU di antara mobil-mobil warga. Mursidi, sopir di kantor Dinas Pemerintah Kota Mataram mengaju sudah 30 menit ikut antre. Dia ditugasi sejak siang untuk mengisi penuh bensin untuk mobil operasional itu.

"Ini mobil dinas yang ketiga saya balik lagi untuk mengisi bahan bakarnya. Sudah tidak ada kupon bensin juga sekarang," katanya.

Di beberapa tempat juga terlihat mobil patroli dari kepolisian melintas sesekali waktu untuk melakukan pemantauan. Pengamanan memang terlihat meningkat dibanding malam-malam biasanya.

Dua SPBU di kawasan Kota Mataram bahkan telah kehabisan stok BBM dari seluruh jenis. Di muka SPBU telah dipasangi pengumuman bahwa bensin dan solar sudah habis.

Kabar rencana kenaikan BBM yang akan diumumkan pada pukul 21.00 WIB di Istana Negara, memang membuat masyarakat mulai mendatangi sejumlah SPBU. Tapi hingga pukul 21.10 WIB, Presiden Jokowi belum memberikan pidato khususnya mengenai pengumuman kenaikan BBM bersubsidi.

Laporan Kusnandar/ Mataram

No comments

Powered by Blogger.